Lailatul Qadar

( LAILATUL QADAR ) MALAM DITURUNKAN AL QURAN – Allah SWT menurunkan Al-Quran pada lailatul qadri (malam yang agung), yaitu lailah mubarakah (malam yang dibekahi). Itulah malam yang nilai ibadah pada saat itu lebih utama dari ibadah selama 1000 bulan, yaitu setara dengan ibadah selama 83 tahun 4 bulan. Itulah malam yang penuh dengan kebaikan dan keberkahan. Karena besarnya kemuliaan dan keutamaan ibadah di dalamnya, Islam sangat menganjurkan umatnya untuk mencari dan meraih lailatul qadar.

Dari Abu Hurairah dari Nabi SAW bersabda, Barangsiapa melakukan shalat malam (tarawih dan witir) pada lailatul qadar karena iman dan mengharapkan pahala di sisi-Nya, maka dosa-dosa kecilnya yang telah lampau akan diampuni. (HR. Bukhari no. 1901 dan Muslim no. 760)

Dinamakan lailatul qadar karena pada malam tersebut dimuliakan oleh Allah dengan diturunkannya Al-Quran pertama kali. Demikian pendapat imam Al-Izz bin Abdis Salam, berdasar firman Allah, Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. (QS. Al-Qadr (97): 1)

Ia adalah malam yang begitu mulia. Ia harus menjadi buruan utama setiap muslim di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan ini. Amat merugilah kita bila tidak mendapat karunia agung ini, sebagaimana dijelaskan oleh sabda Rasulullah SAW, Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan atas kalian shaum dalam bulan ini

Dalam bulan ini, Allah memiliki sat malam yang lebih baik dariada seribu bulan. Barangsiapa terhalang dari kebaikan malam tersebut, niscaya ia telah terhalang dari kebaikan yang agung. (HR. An-Nasai no. 2079 dan Ahmad no. 6851. Dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Jami Shaghir no. 55)

Pada malam tersebut dicatat dan ditakdirkan segala takdir tahunan untuk seluruh hamba selama satu tahun penuh, baik yang berkaitan dengan umur, rizki, baik dan buruknya perbuatan, maupun bahagia dan sengsaranya nasib mereka. Sesuai dengan firman Allah, Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. (QS. Ad-Dukhan (44): 4-5). Sahabat Ibnu Abbas berkata: Dicatat dalam ummul kitab (di Lauh Mahfuzh edt) apa yang akan terjadi selama satu tahun tersebut baik berupa kebaikan, keburukan, rizki, maupun usia.

Bahkan siapa yang akan menunaikan haji. Dicatat: Fulan A melaksanakan haji, fulan B melaksanakan haji. Imam Mujahid bin Jabr, Qatadah bin Diamah, dan Hasan Al-BAshri berkata, Pada waktu lailatul qadar di bulan Ramadhan ditetapkan seluruh umur, perbuatan, kelahiran, dan rizki, dan segala hal yang akan terjadi selama setahun tersebut

Perbanyak Amal shaleh dipenghujung Ramadhan, tunjukan kebaikan kepada Allah SWT usaha terbaik memanfaatkan bulan suci ini, melebihi hari-hari sebelumnya, bila tahun kedepan kita ingin mendapat kebaikan. Dipenghujung Ramadhan para kekasih Allah semakin serius, seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Bulan diturunkannya Al Quran, sebagai petunjuk kepada manusia agar mendapat keselamatan diakhirat, keluar dari kejahiliyahan, menghapus dosa dan kesalahan, dalam Islam Agama yang kita cintai yang diserukan dan disampaikan Para Nabi dan Rasul-Nya, para Shahabat dan Tabiin para Wali-wali wakil Allah SWT, serta pengikutnya yang menapaki pilihan kehidupan sebagai hamba Allah SWT dalam kedudukan ditingkatan yang tinggi diantara yang lain sebagai penyeru ke cahaya terang benderang, Al-Islam

Posted from WordPress for BlackBerry.

Komentar ditutup.