Hati Bercahaya Di Malam Hari

Hati Bercahaya di Malam Hari

-Orang yang tamak terhadap kenikmatan dunia,niscaya ia tidak akan makan melebihi rizki yang telah Allah tuliskan untuk dirinya. Ia akan mendapatkan tiga sifat keburukan; engkau senantiasa melihatnya tidak pernah bersyukur atas pemberian Allah kepadanya,tidak pernah menyumbangkan (menginfakkan) sedikit pun kenikmatan dunia yang dikaruniakan Allah kepadanya. Dan ia senantiasa sibuk serta mencapekkan dirinya dalam mengejar rizki yang tidak Allah tetapkan untuk dirinya,sampai-sampai ia tidak sempat beramal untuk agamanya.” Banyaknya orang yang sedih karena hartanya berkurang,kenapa ia tidak bersedih karena umurnya berkurang?”

دَوَاءُ اْلقَلْبِ خَمْسَةُ أَشْيَاءٍ، قِرَاءَةُ اْلقُرْآنِ بِالتَّفَكُّرِ، وَخَلاَءُ اْلبَطْنِ وَقِيَامُ اللَّيْلِ، وَالتَّضَرُّعُ عِنْدَ السَّحَرِ، وَمُجَالَسَةُ الصَّالِحِينَ.

“Obat penyakit hati itu ada lima perkara; membaca Al-Qur’an dengan merenungkan maknanya,berpuasa,shalat malam,meminta ampunan Allah di waktu sahur dan berteman dengan orang-orang shalih.”

كَيْفَ أَمْتَنِعُ بِالذَّنْبِ مِنْ رَجَائِكَ وَلَا أَرَاكَ تَمْتَنِعُ لِلذَّنْبِ مِنْ عَطَائِكَ

“(Ya Allah) Bagaimana saya tidak akan berharap kepada-Mu meski aku banyak berbuat dosa,sedangkan Engkau tidak enggan memberiku karunia meski aku banyak berbuat dosa?”

يَا ابْنَ آدَمَ لَا يَزَالُ دِينُكَ مُتَمَزِّقًا مَا دَامَ الْقَلْبُ بِحُبِّ الدُّنْيَا مُتَعَلِّقًا

“Wahai manusia, agamamu akan senantiasa tercabik-cabik selama hatimu senantiasa lengket dengan cinta kepada dunia.”

لَا تَسْتَبْطِئِ الْإِجَابَةَ وَقَدْ سَدَدْتَ طُرُقَاتِهَا بِالذُّنُوبِ

“Janganlah engkau menganggap Allah lambat mengabulkan doamu,padahal engkau telah menutupi jalan-jalan terkabulnya doa dengan dosa-dosamu.”

{ Bahan Muhasabah }

Iklan

Komentar ditutup.