Hati Bercahaya Di Malam Hari

Hati Bercahaya di Malam Hari -Orang yang tamak terhadap kenikmatan dunia,niscaya ia tidak akan makan melebihi rizki yang telah Allah tuliskan untuk dirinya. Ia akan mendapatkan tiga sifat keburukan; engkau senantiasa melihatnya tidak pernah bersyukur atas pemberian Allah kepadanya,tidak pernah menyumbangkan (menginfakkan) sedikit pun kenikmatan dunia yang dikaruniakan Allah kepadanya. Dan ia senantiasa sibuk serta […]

Posted in Uncategorized | Komentar Dinonaktifkan pada Hati Bercahaya Di Malam Hari

Do’a Yang Terkabul

DOA YG TERKABUL Kita terbiasa terburu-buru untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan. Akan tetapi kita juga seringkali lamban dalam merespon indikator-indikator yang mempercepat proses sekian banyaknya keinginan kita. Lamban mengerjakan yang Allah perintah,lamban dalam beramal,bersedekah,…dsb. Ilustrasinya,buah apel yang dilemparkan keatas. Kita udah tau itu apel bakalan jatuh. Akan tetapi tangan kita lambam menangkap apel tersebut. […]

Posted in Uncategorized | Komentar Dinonaktifkan pada Do’a Yang Terkabul

Makna Idul Fitri

Idul fitri adalah hari raya yang dirayakan setelah umat Islam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh. Dinamakan Idul Fitri karena manusia pada hari itu laksana seorang bayi yang baru keluar dari dalam kandungan yang tidak mempunyai dosa dan salah. Sebab baru saja kita semua melaksanakan ibadah di dalam bulan suci Ramadhan, yakni melakukan puasa […]

Posted in Uncategorized | Komentar Dinonaktifkan pada Makna Idul Fitri

Menjelang 10 Malam Akhir Bulan Ramadhan

MENJELANG 10 MALAM AKHIR BULAN RAMADHAN – Hikmah Allah menyembunyikan malam lailatul qadar di antaranya adalah agar terbedakan antara orang yang sungguh-sungguh untuk mencari malam tersebut dengan orang yang malas. Karena orang yang benar-benar ingin mendapatkan sesuatu tentu akan bersungguh-sungguh dalam mencarinya. Hal ini juga sebagai rahmat Allah agar hamba memperbanyak amalan pada hari-hari tersebut dengan demikian mereka akan semakin bertambah dekat dengan-Nya dan akan memperoleh pahala yang amat banyak. Semoga Allah memudahkan kita memperoleh malam yang penuh keberkahan ini. Amin Ya Sami’ad Da’awat.

Setiap amalan bergantung pada kesudahannya, yang saya maksud adalah menambah amalan pada sepuluh hari yang akhir dari Bulan Ramadhan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersungguh-sungguh pada sepuluh hari yang akhir tidak seperti pada malam-malam sebelumnya (H.R Muslim). Beliau membangunkan keluarganya dan bersungguh-sungguh.

Tandanya semakin Ramadhan semakin digenjot, semakin Ramadhan menandakan keutamaan pahalanya semakin besar, bahkan sampai Rasulullah SAW mengkhususkan dirinya itikaf, memisahkan diri dari keperluan duniawi secara penuh beribadah kepada Allah SWT dimasjid dimalam2 akhir Ramadhan.

Itikaf yaitu Memutuskan hubungan dengan segenap makhluk untuk menyambung penghambaan kepada AI-Khaliq. Mengasingkan diri yang disyari’atkan kepada umat ini yaitu dengan i’tikaf di dalam masjid-masjid, khususnya pada bulan Ramadhan, dan lebih khusus lagi pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Sebagaimana yang telah dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Orang yang beri’tikaf telah mengikat dirinya untuk taat kepada Allah, berdzikir dan berdo’a kepada-Nya, serta memutuskan dirinya dari segala hal yang menyibukkan diri dari pada-Nya. Ia beri’tikaf dengan hatinya kepada Tuhannya, dan dengan sesuatu yang mendekatkan dirinya kepada-Nya. Ia tidak memiliki keinginanlain kecuali Allah dan ridha-Nya. Semoga Alllah memberikan taufik dan inayah-Nya kepada kita. (Lihat kitab Larhaa’iful Ma’aarif, oleh Ibnu Rajab, him. 196-203)

Maka bersungguh-sungguhlah, semoga Allah memberkahi kita untuk menambah amalan. Janganlah termasuk orang-orang yang bersungguh-sungguh di awal Bulan Ramadhan lalu sedikit demi sedikit menurun sampai ketika datang akhir bulan yang mana kebaikan dan pahala dilipat gandakan, rasa malas mulai muncul untuk membaca Al-Qur’an dan shalat tarawih serta shalat malam.

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”. (Q.S Al-Ahzaab 21)

Posted from WordPress for BlackBerry.

Posted in Info | Komentar Dinonaktifkan pada Menjelang 10 Malam Akhir Bulan Ramadhan

Lailatul Qadar

( LAILATUL QADAR ) MALAM DITURUNKAN AL QURAN – Allah SWT menurunkan Al-Quran pada lailatul qadri (malam yang agung), yaitu lailah mubarakah (malam yang dibekahi). Itulah malam yang nilai ibadah pada saat itu lebih utama dari ibadah selama 1000 bulan, yaitu setara dengan ibadah selama 83 tahun 4 bulan. Itulah malam yang penuh dengan kebaikan dan keberkahan. Karena besarnya kemuliaan dan keutamaan ibadah di dalamnya, Islam sangat menganjurkan umatnya untuk mencari dan meraih lailatul qadar.

Dari Abu Hurairah dari Nabi SAW bersabda, Barangsiapa melakukan shalat malam (tarawih dan witir) pada lailatul qadar karena iman dan mengharapkan pahala di sisi-Nya, maka dosa-dosa kecilnya yang telah lampau akan diampuni. (HR. Bukhari no. 1901 dan Muslim no. 760)

Dinamakan lailatul qadar karena pada malam tersebut dimuliakan oleh Allah dengan diturunkannya Al-Quran pertama kali. Demikian pendapat imam Al-Izz bin Abdis Salam, berdasar firman Allah, Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. (QS. Al-Qadr (97): 1)

Ia adalah malam yang begitu mulia. Ia harus menjadi buruan utama setiap muslim di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan ini. Amat merugilah kita bila tidak mendapat karunia agung ini, sebagaimana dijelaskan oleh sabda Rasulullah SAW, Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan atas kalian shaum dalam bulan ini

Dalam bulan ini, Allah memiliki sat malam yang lebih baik dariada seribu bulan. Barangsiapa terhalang dari kebaikan malam tersebut, niscaya ia telah terhalang dari kebaikan yang agung. (HR. An-Nasai no. 2079 dan Ahmad no. 6851. Dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Jami Shaghir no. 55)

Pada malam tersebut dicatat dan ditakdirkan segala takdir tahunan untuk seluruh hamba selama satu tahun penuh, baik yang berkaitan dengan umur, rizki, baik dan buruknya perbuatan, maupun bahagia dan sengsaranya nasib mereka. Sesuai dengan firman Allah, Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. (QS. Ad-Dukhan (44): 4-5). Sahabat Ibnu Abbas berkata: Dicatat dalam ummul kitab (di Lauh Mahfuzh edt) apa yang akan terjadi selama satu tahun tersebut baik berupa kebaikan, keburukan, rizki, maupun usia.

Bahkan siapa yang akan menunaikan haji. Dicatat: Fulan A melaksanakan haji, fulan B melaksanakan haji. Imam Mujahid bin Jabr, Qatadah bin Diamah, dan Hasan Al-BAshri berkata, Pada waktu lailatul qadar di bulan Ramadhan ditetapkan seluruh umur, perbuatan, kelahiran, dan rizki, dan segala hal yang akan terjadi selama setahun tersebut

Perbanyak Amal shaleh dipenghujung Ramadhan, tunjukan kebaikan kepada Allah SWT usaha terbaik memanfaatkan bulan suci ini, melebihi hari-hari sebelumnya, bila tahun kedepan kita ingin mendapat kebaikan. Dipenghujung Ramadhan para kekasih Allah semakin serius, seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Bulan diturunkannya Al Quran, sebagai petunjuk kepada manusia agar mendapat keselamatan diakhirat, keluar dari kejahiliyahan, menghapus dosa dan kesalahan, dalam Islam Agama yang kita cintai yang diserukan dan disampaikan Para Nabi dan Rasul-Nya, para Shahabat dan Tabiin para Wali-wali wakil Allah SWT, serta pengikutnya yang menapaki pilihan kehidupan sebagai hamba Allah SWT dalam kedudukan ditingkatan yang tinggi diantara yang lain sebagai penyeru ke cahaya terang benderang, Al-Islam

Posted from WordPress for BlackBerry.

Posted in Info | Komentar Dinonaktifkan pada Lailatul Qadar

Renungan

Renungan

Al Kahfi. 103. Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?”

Al Kahfi. 104. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.

Al Kahfi.105. Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.

Al Kahfi.106. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.

“ Hidup di dunia ini adalah suatu ujian dan cobaan “ kata kata tersebut sering di ucapkan  manusia yang telah memahami arti suatu kehidupan dan kata kata tersebut juga sering di tentang oleh sebagian manusia yang lain . . . mereka berpedoman bahwa hidup adalah suatu kenikmatan ( pola hidup hedonisme ) dan sebagian  manusia yang lain kadang mengikuti kadang juga menentang kata tersebut diatas

kesimpulan penulis kata kata tersebut tidak dapat dipaksakan kepada manusia sebab setiap individu mempunyai pola pikir, pola hidup serta budaya yang berbeda-beda.

Pada kesempatan ini penulis ingin mengungkapkan suatu kesimpulan yang tegas yaitu kata kata tersebut di atas adalah benar ( khusus bagi penulis sendiri …  dengan berbagai alasan dan pengalaman yang ditinjau dari khasanah ilmu yang penulis pelajari serta pengalaman pribadi ).

 Sepenggal cerita

Si fulan memperoleh uang dari memperdayai temannya sendiri dengan nilai ter tentu pada saat pulang kerumah uang itu di hitung berkali kali dan ternyata nilai uang tersebut adalah satu juta rupiah dan teman yang di  perdayai tersebut merasa dan menyadari kalau dirinya diperdaya oleh si fulan maka sang teman memberi penilaian bahwa si fulan tersebut adalah manusia curang .

Selang beberapa minggu uang tersebut di belanjakan barang barang keperluan pribadi oleh si fulan dan tanpa si fulan sadari uang yang ada di tangan habis.

Meskipun uang hasil dari memperdaya manusia lain itu habis . . .tanpa si fulan sadari ternyata catatan terhadap dirinya sebagai manusia curang dari sekelilingnya masih melekat erat pada dirinya

Pemikiran penulis jika manusia memperoleh hasil dengan cara yang halal maka manusia tersebut tanpa dirinya sadari akan ditulis dengan non textual maupun textul oleh masyarakat sekitarnya dengan manusia baik akan tetapi jika manusia tersebut memperoleh hasil dengan cara curang maka manusia sekitarnya menulis secara non textual maupun textul kepada dirinya dengan julukan manusia curang dan julukan tersebut berbanding terbalik dengan hasil dari tehnik mewujudkan keinginannya

begitu cepat dan singkatnya perubahan dari hasil betransaksi dengan manusia lain akan tetapi begitu lambat perubahan penilain manusia kepada manusia saat mengadakan transaksi.

Usia manusia fersi alquran adalah seribu bulan jika lebih dari seribu bulan maka  manusia semakin lama semakin sengsara  dalam mengarungi hidup di dunia ini.

Usia 1 tahun sampai 20 tahun kebanyakan manusia masih bergantung kepada kedua orang tunya pada masa tersebut manusia bermain main untuk mencari jati diri serta menyiapkan segala perlengkapan  untuk berkompetisi dengan manusia lain guna mewujudkan segala keinginannya.

Usia 20 sampai 40 adalah masa aplikasi diri serta kompetisi dengan manusia lain untuk mewujudkan suatu keinginan dan Usia 40 sampai 83 adalah masa penemuan jati diri dan pada usia 83 keatas adalah pembenahan terhadap segala organ tubuh. Semakin lama dirinya hidup di dunia maka tubuhnya akan semakin layu dan seluruh panca indra semakin tidak peka, dengan kata lain seluruh kenikmatan hidup akan diambil satu demi satu   . . .mata yang dulunya bisa untuk melihat dengan nyalang maka pada saat itu  akan mulai kabur, telinga yang dulunya sangat peka maka saat itu mulai perlu bantuan alat pendengar, kaki yang dulunya lincah untuk berjalan maupun berlari maka saat itu mulai butuh bantuan tongkat, gigi yang dulunya bisa untuk makan segala macam pada saat itu perlu bantuan gigi palsu dan banyak lagi organ tubuh yang perlu di tunjang dengan alat-alat bantu untuk menjalani sisa hidup dihari tua.

Al Kahfi. 104. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.

Bagi manusia yang cerdas akan mengotak atik kalamullah yang dasyat tersebut di atas

Kebanyakan manusia berpikir hanya terhenti dalam kehidupan dunia, mereka tidak pernah memikirkan bahwa kehidupan dunia adalah kehidupan ke tiga dalam  perjalanan yang harus di tempuh menuju ke pada sang pencipta

Dalam Agama islam perjalanan hidup manusia ada 7 tahapan

1 berada dalam lauhil maqfud ( ruh )

2 dalam kandungan

3 dalam dunia fana

4 dalam alam barzah

5 dalam alam mahsyar

6 dalam alam pembalasan ( neraka atau surga )

7 kembali kedalam lauhil maqfud ( jika allah menghendaki )

 Kehidupan alam ke tujuh banyak kontroversi dari para ulama akan tetapi penulis tetap berpegang teguh kepada kalamullah alquranul kharim yaitu jika Allah menghendaki   sesuai firman Allah dalam surat hud ayat 105 sampai 109

Penulis tidak bisa mengikuti atau berkonfrontasi pada suatu ilmu yang manusia hanya sanggup menduga duga dan berprasangka sedangkan ilmu atau kebenaran milik Allah maka dari itu dalam meniti alam ke tujuh ada tambahan jika Allah menghendaki  .

Merujuk perjalanan manusia yang begitu jauh dan bahkan teramat jauh maka kehidupan dunia ini adalah satu fase diantara ke tujuh fase dari suatu ilmu perjalanan manusia yang di ajarkan oleh sang  pencipta .

Fakta dan pengalaman

zaman sekarang yang di eluh eluhkan adalah fakta dan pengalaman

Definisi :

Fakta adalah hal (keadaan, peristiwa) yg merupakan kenyataan; sesuatu yg benar-benar ada atau terjadi

Pengalaman adalah segala sesuatu yg pernah dialami (dijalani, dirasai, ditanggung, dsb).

dua unsur ini adalah tolok ukur suatu kebenaran dan jika tidak memakai filter kedua unsur tersebut dianggap kurang valid kebenarannya akan tetapi jika di uji lebih seksama ternyata teori tersebut sangat lemah terbukti jika :

1.manusia di suruh menerangkan bagaimana kehidupan di alam lauhil maqfud ( ruh ) Dan di alam kandungan Penulis jamin tidak ada satupun manusia yang Mampu menerangkan meskipun setiap diri mengalami hidup di dua alam tersebut sebab sudah menjadi kodrat manusia diciptakan bersifat mudah lupa dengan sesuatu yang di alaminya. Setiap manusia hanya mempunyai sedikit kemampuan dalam ilmu mengingat sesuatu .

2. Jika manusia mengambil selembar kertas dan ditulis degan huruf C I N T A  pada selembar kertas putih tersebut maka kebanyakan manusia akan membaca selembar kertas putih tersebut dengan ucapan CINTA akan tetapi jika diuji dengan teori fakta maka seharusnya pembacaan kertas putih yang bertuliskan cinta adalah kosong kosog …… banyak sekali setelah itu baru di baca C setelah itu kosong I kosong N kosong T kosong A kosong kosong kosong dan banyak kosong sampai are kertas  putih tersebut habis.

Kesimpulan penulis bahwa ilmu manusia yang saat ini di gembar gemborkan sangat hebat terkadang berbanding  terbalik dengan perilaku  yang di gembar gemborkan tersebut dan maha benar allah dengan segala Firmannya pada ayat suci Alquran sesungguhnya ilmu manusia hanya terbatas pada apa yang di ajarkan oleh tuhannya sedang yang ghaib atau sesuatu yang tidak di ketahui itu lebih  banyak dan tak terhingga.

 Al Kahfi.105. Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.

Al Kahfi.106. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.

 Setiap kita menciptakan sesuatu pasti akan menciptakan juga suatu aturan  yang si sebut buku petunjuk begitu juga yang maha kuasa bila dirinya menciptakan manusia pasti juga memberikan buku petunjuknya juga, entah itu mengenai kesehatan , cara mencari makan, berinteraksi dengan sesama mahluq hidup  atau asal mula serta tujuan akhir dari perjalanan manusia tersebut.

 Didalam agama islam buku petunjuk tersebut bernama  Alqur’anul Karim sedangkan pada agama lain pasti ada buku petunjuknya juga.  Dalam buku petunjuk tersebut ( khususnya umat muslim ) di jelaskan panjang lebar mengenai segala sesuatu yang bisa membimbing manusia menuju fitrahnya seperti Siapakah Sang Khaliq Atau pencita manusia, asal usul dan tujuan akhir dari perjalanan manusia dan banyak lagi ilmu yang diturunkan oleh sang pencipta untuk  kemaslahatan manusia itu sendiri.

 Terkadang manusia lupa atau pura pura lupa kepada buku petunjuk tersebut  kebanyakan mereka mengikuti pola tingkah, adat isriadat serta budaya yang di diajarkan orang tua atau masyarakat sekitarnya tanpa mengadakan suatu penelitian atau perbandingan dengan buku petunjuk yang di ajarkan oleh tuhannya.

 Jika di selidiki lebih dalam hampir semua manusia mempuyai ilmu dan akal untuk mengadakan penelitian dan perbandingan guna mencapai taraf hidup yang lebih baik secara khafa akan tetapi jika di ajak untuk memaki akal serta ilmu yang mereka miliki guna mengadakan perbaikan terkadang mereka enggan untuk berubah , mereka lebih senang mengkuti pola tingkah serta budaya yang berlaku pada masyarakat sekitanya meskipun pola tingkah serta budaya tersebut menyesatkan,

 Maka jika terjadi tatanan budaya yang centang perenang serta pola tingkah yang semakin lama semakin mendekati perilaku hewan tidak perlu heran sebab manusia adalah mahluq yang suka membantah kepada akal , imu serta kepada penciptanya. Mereka lebih suka menghamba kepada hawa nafsunya dari pada menghamba kepada  akal, ilmu serta kepada tuhan yang telah menciptakannya serta menyayangi dengan memberi segala perlengkapan serta kebutuhan plus buku petujuk agar kelak jika kembali kepada tuhannya bia kembali suci seperti kala dia dilahirkan’.

 Maka Jika pada hari pembalasan kelak mereka disiksa atau dianiaya setimpal dengan tingkah lakunya  maka adalah hal yang sangat wajar sekali sebab dalam perjumpaan dengan sang pencipta manusia tidak membawa apa apa kecuali catatan amal perbuatan yang harus dipertanggug jawabkan.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Sehat Berkah Bahagia Dengan Kurma

SEHAT BERKAH BAHAGIA DENGAN KURMA – Bila dimakan oleh anak-anak, maka kurma memberi khasiat untk mencerdaskan otak mereka. Cukup beralasan, bila Rasullah s.a.w menganjurkan bagi para isteri yang mengandung untuk makan buah kurma. Sabda Nabi, Berilah makan buah kurma kepda isteri-isteri� kamu yang sedang hamil, karena isteri-isteri kamu yang sedang hamil. Karena sekiranya wanita hamil itu memakan buah kurma, niscaya anak yang akan lahir kelak akan menjadi anak yang penyabar, bersopan santun serta cerdas. Sesungguhnya makanan Siti Maryam takkala melahirkan Nabi Isa a.s adalah buah kurma.

Sekiranya, Allah s.w.t., menjadikan suatu buah yang lebih baik dari pada buah kurma, maka Allah telah memberi makan buah itu kepada Siti Maryam

Adalah Q.S. Maryam, ayat 25-26 perihal Siti Maryam yang disinggung Nabi diatas. Firman Allah : Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, maka pohon itu akan menggugurkan buah yang masak kepadamu, maka makan serta minumlah dan bersenang hatilah kamu.

Waktu itu, dikisahkan Siti Maryam hendak melahirkan Nabi Isa a.s dibawah pohon kurma. Lalu Malaikat Jibril datang dan menyuruh Maryam menggoncangkan pohon kurma. Buah kurma yang matang itu berjatuhan. Dan Maryam pun memakan buah kurma yang telah masak tersebut. Atas izin Allah s.w.t dan kebesaran- NYA, proses persalinan atau kelahiran Nabi Isa a.s menjadi mudah.

Bahkan, dalam hadist yang lain Beliau sendiri sempat menyatakan, Rumah yang tidak ada kurmanya seperti rumah yang tidak ada makanan. Perkataan Rasullah tersebut menunjukan betapa pentingnya khasiat yang dapat diambil dari buah kurma.

Kurma berlaku sebagai obat, manisan, dan dzat gizi makanan. Ngumpul dalam buah yang unik. Gak bisa ditanem disembarang tempat, khusus. Subhanallaah..

Badan Kesahatan Dunia (WHO), zat gula yang ada didalam kurma itu berbeda dengan gula pada buah-buahan lain seperti gula tebu atau gula pasir yang biasa mengandung sukrosa dimana zat itu langsung diserap kedalam tubuh.

Hal ini membuat gula itu harus dipecahkab terlebih dahulu oleh enzim sebelum berubah menjadi glukosa. Sebaliknya, kurma tidak menbutuhkan proses demikian.

Sementara potasium didalam kurma berguna untuk mengatasi masalah stress, sembelit dan lemah otot. Tidak hanya itu, berkat zat besi dan kalsium yang ada pada kurma, orang bakal terhindar dari penyakit yang beresiko tinggi seperti penyakit jantung dan kencing manis.

Buktinya buah Kurma walau manis, semut tidak doyan bukan ?

Di Tarhib, Tahfidz Tim Ustadz kompak menganjurkan kurma, baik saat kultum dan bukber sekaligus tips pembagian kurma dan penjelasannya kepada dhuafa, yatim agar hidup lebih banyak sehatnya, lagi pula dari makanan Sunnah yang bakalan menjadi darah ini pula Insya Allah berpengaruh sama Ahlak, kesehatan dan semangat ibadah karena terjamin berkah dan halal ikuti Sunnah Nabi. Banyak sekali hadist betapa Nabi seakan makannya kurma saja, terlepas dari kesederhanaan Rasulullah SAW pastilah dibalik itu ada hikmah, gak rugi kita yang mengidolakannya ikut menjalankan

Dizaman makanan sudah macam-macam campuran, minyaknya gak ketahuan, belum zat-zat lain bila kita pelajari banyak kasus yang menyeramkan, maka marilah saling mengajak agar setiap keluarga mesti menyimpan kurma sebagai penganan wajib dirumahnya. Oleh karena itu, kita seharusnya memakan buah kurma bukan hanya dibulan puasa saja, tapi juga menjadikan kurma makanan sehari-hari.

Entah itu dimakan pagi hari sebagaimana yang pernah dianjurkan Nabi diatas atau sebagai makanan ringan ketika sedang santai nanti malam atau hari biasa

Posted from WordPress for BlackBerry.

Posted in Tips | Komentar Dinonaktifkan pada Sehat Berkah Bahagia Dengan Kurma